Isi Kuliah Kebangsaan di UI, Ganjar Pranowo Gagas Strategi Indonesia Emas: Zona Laut Nasional

JAKARTA – Calon presiden (Bacapres) dukungan Perindo, Ganjar Pranowo, mengikuti kuliah nasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) di Gedung Serba Guna UI Purnomo Prawiro, Senin (18). 9/2023).

Ganjar menjadi tokoh bangsa kedua yang hadir pada Kuliah Nasional FISIP UI setelah Anies Baswedan yang pertama hadir pada 29 Agustus 2023.

Topik kuliah nasionalnya adalah “Mau Kemana Kita di Indonesia?” Ide, pengalaman dan saran pemimpin masa depan”

Ganjar tampil di hadapan kurang lebih 1.200 peserta kuliah yang sebagian besar merupakan mahasiswa dan akademisi UI. Politisi yang baru saja menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah ini memaparkan visi dan pemikirannya mengenai masa depan Indonesia dalam paparan bertajuk “Gaspol Menuju Indonesia Emas”.

Ganjar memaparkan tiga landasan dan tujuh strategi kemajuan Indonesia. Ketiga yayasan ini menggandakan anggaran, mendigitalkan pemerintahan, dan memberantas korupsi. Strategi yang disampaikan antara lain mengentaskan kemiskinan, membangun sumber daya manusia (SDM) yang produktif, memperkuat jaring pengaman sosial, dan memulihkan alam Indonesia.

Ide-ide Ganjara yang disampaikan kemudian ditanggapi oleh panelis yang terdiri dari akademisi FISIP UI, antara lain Guru Besar Sosiologi, Sudarson Hardjosoekart; Dosen Departemen Antropologi Suraya Afiff, Dosen Departemen Ilmu Komunikasi dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial Politik Ummi Salamah.

Kemudian mahasiswa Kriminologi sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Muhammad Fikri Rafi Dartaman; dan mahasiswa ilmu politik yang aktif dalam Komunitas Bergerak Kota, Della Azzahra Soepardiyanto. Pada sesi ini, Dekan FISIP UI Semiarto Aji Purwanto bertindak sebagai moderator.

Ikuti berita Okezone berita Google


Ganjar juga sempat menjawab berbagai pertanyaan tajam dari para peserta yang sangat antusias mengikuti perkuliahan. Semiarto Aji Purwanto yang akrab disapa Aji usai acara mengatakan, antusiasme mahasiswa menunjukkan bahwa kegiatan perkuliahan nasional merupakan sesuatu yang dibutuhkan mahasiswa.

“Mahasiswa sangat senang jika ada tokoh nasional yang bisa menjelaskan langsung visi dan pemikirannya tentang masa depan Indonesia kepada mahasiswa. “Mereka bisa bertanya dan mendiskusikan langsung apa yang disampaikan oleh perwakilan nasional yang sedang memberikan kuliah dalam kerangka akademik,” kata Prof. Aji dalam keterangan tertulis yang diterima.

Sementara itu, salah satu panelis, Muhammad Fikri Rafi Dartaman mengatakan, kuliah nasional memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah kemampuan dalam menyikapi visi dan gagasan para tokoh akademisi.

Rafi menyampaikan, “Kami para mahasiswa mendukung penuh kegiatan seperti Kuliah Nasional ini diadakan secara rutin. Karena sebagai penerus bangsa, kita mendapat ruang untuk langsung menyikapi gagasan-gagasan para pemimpin bangsa saat ini. Segala sesuatu yang berkaitan dengan kepemimpinan negara ini harus kita bahas karena ini menyangkut masa depan bangsa. Kami selalu siap untuk terlibat dalam hal-hal seperti itu di masa depan.”

Ganjar juga menyambut positif kegiatan kuliah nasional yang diselenggarakan FISIP UI. “Bagus, bisa diberi penjelasan lalu berdiskusi. Menurut saya ini adalah tradisi yang menarik. “Bisa dikembangkan di kampus lain,” kata Ganjar.

Kuliah Nasional FISIP UI yang menghadirkan tokoh-tokoh nasional telah dilaksanakan sejak tahun 2022. Saat itu, FISIP UI mengundang Gubernur Lemhanasa Andi Widjajant; Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak; dan tokoh masyarakat sipil Yenni Wahid.

Tahun ini, rangkaian kuliah nasional akan menghadirkan Anies Baswedan pada 29 Agustus 2023, Ganjar Pranowo pada 18 September 2023, dan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto yang sudah menyatakan kesediaannya hadir.

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *